Dengan Sabuk Bertuah, Ibu Rumah Tangga pun Bisa Jadi Pengusaha

pengguna sabuk bertuahSebelumnya saya ingin mengucapkan Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Untuk menceritakan pengalaman nyata kehidupan saya baik sebelum dan sesudah menggunakan sabuk bertuah dari Gus Salam. Sebagai seorang istri sekaligus Ibu dari tiga orang anak, saya memang tidak cukup punya potensi untuk membantu suami dalam urusan mencari nafkah.

Sepenuhnya urusan mencari nafkah saya serahkan kepada suami. Saya hanya bisa bertanggung jawab mengurus rumah dan anak-anak. Lantas sejak suami sering sakit-sakitan, pendapatan yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan modal dari tabungan uang belanja. Suami menyarankan agar saya membuka warung makan kecil-kecilan.

Dulu keadaan memang sangat memprihatinkan. Di awal-awal menjalankan usaha ini, modal sering tak kembali. Tampak dari luar banyak yang memuji ketegaran saya, seolah tidak ada masalah menumpuk di pundak. Padahal sebenarnya hati saya sangat sedih memikul beban. Saya selalu berdoa tiap shalat malam kepada Allah agar diberi petunjuk kelancaran rezeki.

Sampai suatu ketika, Adik ipar saya saat ngobrol-ngobrol menceriakan mengenai sabuk bertuah dari Gus Salam. Saat itu tidak begitu kuat keyakinan saya menggunakan sarana tersebut. Melihat hasil nyata dari adik ipar saya yang usahanya mulai meroket. Lalu dalam hati saya berpikir, inilah kesempatan saya untuk ikut mencobanya.

Sabuk bertuah sungguh membalik kehidupan saya. Seorang Suhartini yang awalnya Ibu Rumah tangga biasa. Kini menjadi pemilik restoran. Kalau ingat masa lalu, saya bahkan menangis tak percaya bisa menjadi seperti sekarang ini. Karunia Allah sungguh luar biasa.

 

Ibu Suhartini, 38 tahun, Depok

66 total views, 2 views today